Pengandaian 2 Profesi yang Layak untuk Anoman setelah Perang

 

            Tampak foto gunung Tembok

Setahu saya pemain bola yang memiliki akurasi tendangan bebas yang sangat baik adalah C. Ronaldo dan Lionel Messi saat mereka berkompetisi di La liga. Dengan Persentase gol tendangan bebas Messi di kompetisi ini adalah 10%, sementara Ronaldo 6%.

Sebagaimana dalam legenda yang dituturkan secara turun-temurun. Bahwa Anoman menendang puncak Mahameru sebagai tembok penangkal Banjir ke daerah perbatasan antara Gumukmas dan Umbulsari. Sekalipun ini hanya cerita yang sulit untuk dibuktikan kebenarannya. Sedikit mengandai-andai, ada setidaknya beberapa profesi yang bisa diambil oleh Anoman, setelah perang membantu Sri Rama Wijaya melawan Rahwana untuk mengambil kembali kekasihnya Dewi Sinta. Melihat ketangkasannya kiranya melebihi kemamppuan yang dimiliki oleh dua bintang lapangan tersebut, C.Ronaldo dan Lionel Messi.

Berdasarkan cerita legenda tersebut, saya berkesimpulan bahwa ada dua profesi yang bisa Anoman tekuni, jika ia hidup di zaman sekarang: pertama, tentu Pemain sepak bola. Dengan skill pengamatannya yang sangat akurat tentu Anoman akan menjadi pemain bola yang sangat handal.

Mengingat jarak gunung Mahameru yang berada di Lumajang dan lokasi gunung Tembok yang ada di perbatasan Gumukmas-Umbulsari, memerlukan pengamatan dan analisa yang sangat dalam mulai dari pengamatan letak geografis, jarak tempuh, dan seberapa tenaga yang di perlukan untuk menendang puncak gunung Mahameru hingga mendarat tepat di Umbulsari. Seandainya akurasi tendangan Anoman lemah maka akan melenceng sampai Puger dan daerah sekitar. Sudah tentu bukan lagi menjadi gunung tembok tapi jadi wisata gunung Kembar.

Yang kedua, Anamon bisa mendaftar jadi PNS di bidang BNPB ( Badan Nasional penanggulangan Bencana) Jawa timur. Dengan jiwa sosial yang tinggi dan sifat solutif yang ada pada diri Anoman, barang tentu Jawa timur akan aman dari Bencana Banjir dengan konsekuensi gunung-gunung di Jawa Timur semakin pendek.

Tidak perlu bertanya cerita kebenaran tendangan Anoman, sehingga terjadilah gunung Tembok. Apalagi teknik Anoman menendang, jurus, mantra dan kesaktian apa yang digunakan. Karena apabila kebenaran diketahui ternyata tidak seperti itu aliyas Anoman tidak pernah menendang dan cerita itu fiktif, maka akan merusak imajinasi dan pengandaian yang pas kiranya diambil oleh Anoman.

Sekali lagi dalam bentuk pengandaian cerita tendangan Anoman yang menghasilkan gunung Tembok. Orang yang mempunyai pengetahuan tentang cerita tersebut bisa berimajinasi merasakan sensasi seolah berada dipuncak 3.676 MDPL Mahameru yang benar-benar puncaknya tanpa harus susah-susah naik ke puncak aslinya. Dengan cara cukup mendaki gunung Tembok yang hanya beberapa meter saja. Jika memang benar Gunung Tembok adalah puncak dari Mahameru. Jika tidak, bisa tetap berimajinasi dengan seolah membenarkan cerita Anoman tersebut.

M.Ali Harozim

Lumajang, 22-10-2021

 

 

Post a Comment for "Pengandaian 2 Profesi yang Layak untuk Anoman setelah Perang"