"Tidak peduli apa yang aku lakukan, bahkan jika aku menendang seekor kucing, bahkan jika aku merobek telinga kalian, bahkan jika aku membunuh seseorang, dunia akan memaafkan aku. Itu karena aku, tentu saja karena aku cantik." (Boa Hancock)
Demikian ujar Ratu Bajak Laut Kuja. Ia benar-benar menggunakan
peluang yang dimiliki tidak hanya untuk menarik simpati dan keuntungan saja,
melainkan juga mengatur orang lain menjadi yang salah dan dirinya sebagai yang
benar. Yang melakukan perbuatan salah harus sedia untuk meminta maaf dan
menanggung hutang perasaan, yakni menuruti kemauan dirinya.
Hancock adalah salah satu karakter perempuan cantik yang
dibuat oleh Oda dalam serial One Piece muncul pada Arc Amazon Lily. Sebenarnya
beberapa karakter cantik lain sudah ditampilkan, seperti Nami dan Robin sebagai
kru Mugiwara, Vivi putri Raja Alabasta, Sekretaris Wali Kota Water Seven tetapi
seluruhnya tidak diberikan kekuatan dalam arti keahlian untuk menguasai,
mendominasi dan mengintimidasi seperti Hancock. Ia digambarkan dengan kecantikan
yang begitu mencolok, perempuan dengan tubuh tinggi, kulit berwarna putih,
motif bola mata yang variatif dengan kombinasi bulunya yang hitam pekat agak
memanjang, rambut lurus hitam berkilau tergerai ke belakang, kaki mungil
bersepatu merah dan pastinya body goal yang dibalut kain merah. Kombinasi
antara kulitnya yang putih dan pakaian dengan warna merah terlihat sangat
anggun. Sulit ditemukan dalam dunia nyata, lebih-lebih konsep cantik memang
lebih mudah dilukiskan oleh imajinasi, sebagaimana wujud Hancock itu sendiri.
Ketika seseorang terpikat dengan dirinya, saat itu pula
Hancock bisa mengeluarkan jurusnya yang paling mematikan, dari mera-mera nomi
buah iblis tipe paramecia. Seseorang yang sudah terlanjur terpesona akan berubah
menjadi batu dengan seketika. Ini yang membuat Hancock dinilai paling berbahaya
dalam dunia One Piece.
Apa yang menjadi keistimewaan Hancock dengan kecantikan dan
buah iblisnya tersebut, juga terjadi dalam dunia nyata. Seseorang yang memiliki
anugerah dengan terlahir good looking berarti telah memiliki atau merengkuh
setengah tiga perempat dari apa yang diinginkan. Segala kesalahannya akan
dengan mudah ditolerir. Segala rintangan yang menghadap tujuannya, akan
beribu-ribu orang datang membantu tanpa meminta imbalan.
Hancock sendiri dengan cakap menggunakan kelebihannya ini
untuk memenuhi segala ambisi kuasanya. Sebagai seorang Shicibukai, ia berani
menolak permintaan angkatan laut untuk menghadiri eksekusi Portgas D Ace,
padahal ia benar-benar tahu status legalitas Bajak lautnya bisa terancam dan
kerajaannya bisa diserang. Tetapi dengan tegas dan terlampau berani, Hancock
bilang bahwa ia tidak suka dengan pemerintah dunia. Di waktu yang sama, ia juga
ingin memiliki harta yang ada di kapal angkatan laut. Karena ia cantik, seluruh
pasukan angkatan laut secara sukarela hendak memberikannya.
Tidak hanya pengetahuan yang disebut sebagai kekuasaan.
Cantik juga adalah kekuasaan. Bahkan lebih kejam, sistematis dan masif. Hanya
saja berdasarkan realitanya, sedikit sekali yang menggunakan anugerah
kecantikannya untuk benar-benar menguasai. Apabila bicara perempuan ambisius
terlalu banyak, sayangnya yang mendapatkan predikat cantik oleh publik sedikit.
Apa yang digambarkan oleh Oda lewat sosok Hancock adalah
bayang-bayang dari kenyataan. Oleh karena itu, seorang yang cantik tinggal
melengkapi seperempat lagi, yaitu ambisi akan kekuasaan, maka sudah sempurna
lah hidupnya. Semesta akan terus mendukung obsesinya. Perputaran cuaca akan
dengan cepat menghapus kesalahan-kesalahannya.
Bukan berarti orang cantik sudah menang sejak lahir dan
orang kurang rupawan berarti terlahir membawa kekalahan. Tidak demikian juga.
Cantik tidak lebih merupakan entitas laten yang mana bisa dilekatkan apabila
indikatorya terpenuhi. Setiap budaya memiliki indikator untuk menilai cantiknya
perempuan. Oleh karena itu memenuhi indikator tersebut dan biarkan dunia menilai
sampai dianggap cantik, setelah itu dunia yang mengakui berarti telah dikuasai.
Orang cantik dalam PEMILU ia sudah mempunyai elektabilitas
bahkan sebelum pencitraan apapun. Sekedar unggah foto diri dengan senyum paling
menawan, serta memberi pernyataan akan sebuah niat baik dalam menjalankan
amanah yang hendak diusahakan, dijamin akan memperoleh sambutan meriah dari
ragam masyarakat. Lebih-lebih dalam demokrasi tidak ada bedanya antara kepala
profesor dan kepala buta huruf. Orang cantik akan didukung dalam kontestasi
kekuasaan oleh mereka yang mempunyai mata sehat kemudian turun ke hati untuk
diinvasi.
Perlu dicatat dan diingat, di Indonesia pernah terjadi
pemilihan DPD. Seorang kandidat
perempuan dengan modal edit foto mampu mengarahkan pendukung yang sama sekali
tidak kenal kepada dirinya untuk mencoblosnya, sehingga memperoleh suara telak.
ini bukti bahwa cantik adalah kekuasaan. Karena aku cantik, sekali lagi
demikian ucap Hancock perlu diwaspadai dan dipelajari bagaimana caranya menjadi
cantik menawan, sehingga memenangkan hati orang lain dengan mudah.

Post a Comment for "Boa Hancock: Karena Aku Cantik"