Lewat kata sepotong itu, aku ambil serius
Setelah seharusnya tertunda dalam jangka padi dipanen
Kau merasa bersalah, karena spontanmu
Aku ambil kesempatan lewat kata itu
Aku balas dengan kata lain yang catatan kakinya dari dinding
hati
Aku korek huruf demi huruf hingga tercipta kata
Tidak perlu bertanya apakah dinding hatiku berdarah
Aku tidak akan bilang jika mengoreknya dengan belati
Setelah itu huruf-huruf tersebut aku basuh hingga bersih dan
suci
Andai saja kau teliti, diujung huruf ada bercak darah yang
luput
Hanya saja ketika aku berkata benar dengan hati
Sedangkan kau mengaku salah karena spontanmu itu
Kesalahan yang kau akui sendiri itu adalah karena
menggunakan pikiranmu
Dan lupa untuk mengkonfirmasi hatimu, padahal aku sudah
mulai percaya
Tetapi aku tidak merasa sia-sia
April, 2026

Post a Comment for "Lewat Kata Sepotong Itu"