Sajak: Kesendirian

 

Kesendirian

Biarkan lah dulu aku menemani sepi

Menikmati sisa usia muda 

Dengan tekad melupakan nyeri

Karena hanya bersama sepi

dapat ku hibur anyaman yang terurai dan tak kan pernah kembali

dari sepi lah aku kira dedaunan mampu mengakhiri perjumpaan

dengan tertiup melambai-lambai tanpa benci

karena tak kan bersama lagi

semuanya ku kira menghias sepi

agar tampak berekspresi


Prarifase

Post a Comment for "Sajak: Kesendirian"