Kesendirian
Biarkan lah dulu aku menemani sepi
Menikmati sisa usia muda
Dengan tekad melupakan nyeri
Karena hanya bersama sepi
dapat ku hibur anyaman yang terurai dan tak kan pernah
kembali
dari sepi lah aku kira dedaunan mampu mengakhiri perjumpaan
dengan tertiup melambai-lambai tanpa benci
karena tak kan bersama lagi
semuanya ku kira menghias sepi
agar tampak berekspresi
Prarifase

Post a Comment for "Sajak: Kesendirian"