Sajak: Dirimu

puisi


Dirimu

sejuknya pagi 

cerahnya hari

syahdunya senja

cerianya ombak

manisnya kopi

pahitnya harapan

gersangnya pikiran

ragunya langkah

getirnya jawaban

merdunya rintik

resahnya detik

datangnya musim semi

ingkarnya merpati

mekarnya kuncup

berjuntainya dahan

melambainya daun

menariknya pelangi

terbitnya terang

bergantinya kelam

aromanya bawang digoreng

semerbaknya parfum

abadinya aromamu

romatisnya kupu-kupu dengan bunga ditaman

dan seluruhnya perumpamaan

dan kata-kata

adalah karena dirimu lah puisi itu ada


Tegalwangi, 30-07-2021

Post a Comment for "Sajak: Dirimu"