Bantuan Pemerintah dan
Ekspresi Perayaan Agustusan 2021
KPM sebagai akronim dari keluarga
penerima manfaat, merupakan istilah yang dipopulerkan oleh Kementerian Sosial.
Mengandung konsep kalau warga yang menyandang status tersebut mendapatkan
subsidi kehidupan atau dalam bahasa yang lebih mudah mendapatkan bantuan dari
pemerintah, sehingga akan mengurangi tekanan ekonomi sehari-hari.
Jadi jika seseorang seharinya
harus mengeluarkan 0,5 kg beras, tetapi karena mendapatkan bantuan, KPM bisa
menghemat 2 ons beras. Semisal logikanya bisa semacam itu. Khusus untuk tahun
2021 ini yang namanya bantuan telah seperti air hujan yang ditumpahkan dari
langit. Sangat banyak. Kalau dulunya hanya sekitar BPNT, PKH dan BST. Kini
muncul akronim-akronim lain dengan menggunakan huruf B dimana mempunyai
kepanjangan bantuan, seperti BLT DD, BTT, BSB dan huruf B yang lain. Sekalipun
tidak dihafalkan atau bahkan tidak diketahui oleh warga penerima tetapi telah
dirasakan.
Ini semua bukan kebetulan, tetapi
ada alur berpikir rasional yang tercakup dalam logika sebab-akibat. Jadi jika
bantuan-bantuan yang seperti guyuran hujan tersebut adalah akibat maka sebabnya
adalah sebagaimana kita tahu sendiri yaitu pandemi covid 19. Di satu sisi covid
19 menjadi hal yang sangat di waspadai sejak tahun 2020 awal, ia mengintai dan
menyandera kebebasan untuk pergi kemana-mana. Sesuai dengan aturan pemerintah
agar masyarakat tidak beranjak keluar rumah, stay at home. Akibatnya
adalah ekonomi tersendat, oleh karena itu bantuan harus diguyurkan. Seperti
itulah hukum sebab akibat sedang berlaku.
Meskipun mendapatkan bantuan
merupakan hal yang menyenangkan, tetapi tidak boleh menyebutnya sebagai berkah
covid 19. Sesuai dengan kandungan makna yang dibawa oleh kata “berkah” yang
dalam bahasa arabnya adalah “barokah” mempunyai arti bertambahnya kebaikan
dengan kebaikan. Begitu juga dengan kondisi sekarang ini, hadirnya pandemi
menjadi syarat hadirnya bantuan. Seluruh warga jelas lebih memilih tidak
hadirnya pandemi sekalipun berpeluang adanya bantuan. Toh, kita menyadari bahwa
ketika pandemi tidak ada maka ekonomi pun juga akan membaik, sehingga tidak
membutuhkan bantuan.
Jika pada bulan Agustus tanpa
pandemi seluruh lapisan masyarakat akan merayakan kemerdekaan dengan beragam
kegiatan seperti karnaval, gerak jalan dan berbagai perlombaan yang mempunyai
potensi untuk menghimpun kerumunan masa, maka pada masa-masa pandemi ini
kegiatan tersebut menjadi illegal, tetapi tetap saja bisa merayakannya
sekalipun dengan cara lain, yaitu mengambil bantuan dari pemerintah. Begitulah
ekspresi Agustusan tahun ini.
Satu detik setelah Ir. Soekarno
membacakan teks proklamasi, maka detik-detik selanjutnya adalah kesempatan
untuk mengekspresikan kemerdekaan termasuk dengan adanya pengaturan ekonomi ke
arah lebih baik. Warga negara indonesia yang merasakan agenda-agenda
kemerdekaan telah berhasil terkhusus untuk tahun ini adalah KPM.
Mereka dengan semangat berapi-api
memenuhi sekitar balai desa untuk mengambil bantuan. Dengan sangat semangatnya
bahkan terkadang didalam undangan tertulis jam 9 sebagian KPM telah datang jam
7. Ini merupakan antusiasme yang luar biasa dari para warga di bulan Agustus
ini dan sepanjang tahun 2021. Hal tersebut dikarenakan dari sebagian mereka
memang sengaja tidak membacanya, tetapi sekedar menurut pemberitahuan dari
pejabat RT atau RW setempat. Ketika Pak RT atau RW berkata “besok”, maka KPM
pun akan berangkat pagi, sekalipun undangan jam 9 atau bahkan jam 1 siang.
Khusus untuk persoalan bantuan membaca undangan atau tidak membaca undangan
sama-sama dapat memahami isi undangan tersebut. Menarik sekali.
Tetap saja semenarik apapun
bantuan itu, lebih menarik dunia tanpa pandemi. Lebih menarik Agustusan tanpa
pandemi. Dan, lebih menarik sebagaimana seperti sedia kala dulu. Oleh karena
itu yang menjadi harapan adalah agar covid 19 segera sirna dari bumi Indonesia.
Oleh karena itu perayaan kemerdekaan kali ini tidak sekedar merayakan
terbebasnya Indonesia dari belenggu penjajahan tetapi terbebasnya dari covid 19
dan segala macam atributnya.
Tegalwangi, 15-08-2021

Post a Comment for " Bantuan Pemerintah dan Ekspresi Perayaan Agustusan 2021"