Angka 2022
Matahari tetap menyeringai dengan pancaran sinarnya
Malu-malu menyelinap dari balik dedaunan
Tanah tetap basah habis diguyur embun semalam
Kepulan asap meninggi untuk sirna
Tanda-tanda kehidupan sedang berlanjut
Desas-desus ibu-ibu berbicara ini dan itu
Sembari mengangkat dan menjungkir balik sayuran
Pagi tetap pagi menjadi siang tetap siang seperti sedia kala
Pada akhirnya menjadi petang lantas gelap dan kembali pagi
Hari adalah persoalan sinar matahari
Dan malam adalah persoalan sumburat cahaya bintang-bintang
Bersaing dengan beberapa ekor kunang-kunang
Dari pertama kali bumi tercipta dan matahari bekerja
Tahun berganti tahun menjadi angka kembali
Tiada berbeda antara satu dan sepuluh
Digit hanyalah persoalan berlebih
Sedang perbedaan adalah hal yang tidak dipengaruhi angka
2022 dari 2021 upaya pertambahan satu angka
Hanya manusia yang mampu merubahnya tidak sebagai angka
Melainkan sebagai kejadian antara nista dan gembira
Tegalwangi, 27-01-2022
Arif Prastyo Huzaeri
Post a Comment for "Sajak: Angka 2022"