Sajak: Hujan Deras



Dan ketika langit sedang bermuka masam

Kilatan cahaya berwarna putih tiba bukan seperti flash kamera

Disusul suara-suara menggelegar yang tidak bisa disebut bunyi piring pecah lagi 

Seseorang di ujung sana tersamarkan dari balik-balik tirai air yang turun keroyokan 

Burung yang memaksa terbang harus rela sayapnya dikepak terlihat gontai

Beberapa katak dibawah selokan sepertinya sedang persiapan paduan suara untuk nanti

Barulah sadar kalau ini yang namanya hujan

Ia tidak meminta ijin kepada siapapun untuk turun 

Justru siapapun akan minta ijin karenanya

Post a Comment for "Sajak: Hujan Deras"