Gerakan 1000 Masker GP Ansor Ranting Tegalwangi



Mengingat statistik covid 19 yang melonjak secara signifikan, maka pemerintah menerapkan PPKM dalam kondisi darurat, dimana sebellumnya kebijakan tersebut telah berlaku tetapi tidak ada sisipan kata darurat. Kemudian kata tersebut mengekor dibelakang setelah mengevaluasi kondisi yang sedang di alami di Indonesia khususnya. Tidak ada yang tahu sampai kapan badai pandemi covid 19 sirna dari permukaan bumi. Dalam masa-masa ini maka siapapun harus bersikap waspada tanpa harus merasa cemas dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah digariskan oleh pemerintah.  

Tegalwangi tanggal 09 Juli 2021, tepat pada saat speaker-speaker masjid melantunkan rekaman bacaan Al-Qur’an, beberapa anggota GP Ansor Ranting Tegalwangi telah bersiap berdiri di dekat gerbang untuk membagikan masker yang telah disediakan kepada para jama’ah jum’at. Agenda ini dilakukan untuk menanggulangi wabah pandemi covid-19, sekalipun hanya sebatas masker dimana satu orang mendapatkan satu buah, tetapi dalam kondisi berkerumun maka tidak boleh tidak harus mematuhi protokol kesehatan. Beberapa orang memang telah membawa masker sendiri dari rumah, tetapi tidak sedikit dari mereka yang masih lupa. Oleh karena itu, masker yang telah dibeli akan ditujukan kepada mereka. Kegiatan bagi-bagi masker ini dinamakan sebagai “gerakan 1000 masker”. Diambil dari nama depan organisasi yaitu “gerakan pemuda” dan seluruh masker yang dibagikan berjumlah 1000 buah. sekalipun sebenarnya jumlahnya adalah lebih dari itu, yaitu sekitar 1250 buah. Penamaan yang dibuat mangacu kepada pembulatan angka dari 1250 menjadi 1000.

Tidak ada tujuan lain selain bagaimana ingin membantu warga desa Tegalwangi agar mereka senantiasa menjaga protokol kesehatan. Sehingga GP Ansor Ranting Tegalwangi menempatkan dirinya sebagai pelayan ditengah-tengah bangsa dan agama dalam skala mikro, yaitu tingkat Desa.

Lokasi: Masjid Baitullah Jatilawang

Sebenarnya “gerakan 1000 masker” ini pertama kali diluncurkan bukan di Masjid, melainkan pada hari sebelumnya tepat hari kamis sore yang mana pada malam harinya adalah jum’at legi. Sesuai dengan amaliyah warga NU, berduyun-duyun warga berziarah untuk memanjatkan yasin, tahlil dan do’a di makam-makam sanak familinya yang telah meninggal.

Maka tidak bisa terhindarkan lagi akan adanya kerumunan masa, maka oleh karena itu, GP Ansor Ranting Tegalwangi menyiapkan masker untuk dibagikan di komplek pemakaman. Dalam hal ini terbagi menjadi dua, pertama makam Gumokmori dengan persediaan 200 buah masker dan kedua makam Jatian dengan persediaan 100 buah masker. Seluruhnya habis terbagikan kepada warga.

Untuk masjid-masjid yang telah dibagikan masker pada waktu sholat jum’at tanggal 09 Juli 2021 terdapat dua masjid. Pertama, masjid Baitullah dusun Jatilawang dengan kuota 200 masker dan kedua, masjid Al-Hidayah dusun Jatisongo dengan kuota yang sama yaitu 200 buah masker. Sisa dari seluruh masker akan dilanjutkan pada jum’at mendatang sehingga sampai habis seluruhnya untuk dibagikan kepada warga.

Lokasi: Majid Al-Hidayah Jatisongo

Perlu diketahui bahwa seluruh penduduk se-Desa Tegalwangi berjumlah sekitar 10.000-an lebih, sedangkan masker yang disiapkan berjumlah 10% saja dari penduduk. Jelas hal tersebut terlampau kurang banyak sekali, meskipun begitu “gerakan 1000 masker” ini tidak sekedar mengupayakan bagaimana warga harus menggunakan masker, tetapi juga memantik kesadaran warga untuk senantiasa menggunakan masker tatkala berkumpul dengan masa yang banyak, sehingga mampu memotong penyebaran virus.

Dengan demikian kegiatan bagi-bagi masker tidak sekedar acara untuk membagikan masker dalam bentuk fisiknya yang bisa dikenakan, tetapi juga memantik kesadaran warga untuk menganakan masker dan di promotori oleh GP Ansor Tegalwangi. Sebab sebagaimana telah kita ketahui bahwa kegiatan sholat jum’at jelas tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri di rumah. Melainkan harus dengan cara berjama’ah di masjid, mengingat kondisi pandemi yang cukup memprihatinkan maka tidak ada cara lain selain menerapkan protokol kesehatan secara sempurna.

Sehingga kegiatan jum’atan dapat terlaksana sebagaimana semestinya dan kesehatan pun dapat terjaga.

 

Arif Prastyo Huzaeri

Tegalwangi, 09-07-2021

Post a Comment for "Gerakan 1000 Masker GP Ansor Ranting Tegalwangi"