1
Dalam politik, seseorang harus mempunyai kepercayaan tertinggi pada dirinya sendiri. Andaikata esok hari ternyata, ia mempercayai seseorang untuk mengurusi kepentingannya, perlu disadari bahwa kepercayaannya pada orang lain merupakan manifestasi rasa percaya dirinya sendiri.
Karena pada dasarnya, mempercayai orang lain merupakan hal yang tidak memiliki kepastian, bahwa seseorang yang dimaksud jelas dan akan setia menjalankan apa yang kita harapkan. Oleh karena itu, seyogyanyanya untuk memberikan percabangan dalam kepercayaan. Jangan hanya seorang, seolah hanya dia yang dapat dipercaya, sekalipun mempunyai jejak rekam yang kredibel.
Bermain dua kaki, bahkan lebih adalah keniscayaan di lapangan, bahkan keseharusan. Bukankah tujuan paling utama adalah bisa mencapainya. Jika dengan demikian wajar saja, menggunakan berbagai cara dan mempertimbangkan berbagai opsi kemungkinan yang akan terjadi.
Cara paling mudah agar bisa diterima di semua kalangan, sehingga mereka meletakkan rasa percaya pada dirimu adalah dengan tidak bersikap fanatik, jika A selamanya A. Perlu diingat bahwa memang mentari tiap pagi terbit, tetapi yang ditumbuhkan selalu berbeda, artinya harus ada kesadaran akan perubahan dalam kehidupan.
Setelah mereka merasa aman karena telah percaya pada dirimu. Disitulah kamu bisa bermain-main, perhatikan sekitar segalanya bisa berubah dalam sekejap dan tidak akan bisa kembali lagi. Oleh karena itu selalu amati skemanya, telitilah jika memang esok seseorang yang kamu letakkan dibahunya tidak bisa mengurusi kepentingannya, tinggalkan saja. Atau apabila ada seseorang yang lebih memberikan kuantitas dan kualitas terbaik dari yang lain maka dia yang layak untuk kamu ikuti. Selama mempunyai kecondongan dalam memenangkan kepentinganmu.
05-01-2023
2
Dalam politik, rasa kecewa adalah barang biasa yang sering terjadi. Jika kekecewaan terjadi setelah menyerahkan kepercayaan diri kepada seseorang yang dikenal dekat, dalam relasi sosial dia adalah teman, maka ia sedang melakukan kesalahan fatal dalam menyebut klaimnya. Tidak ada teman dalam politik begitu juga dengan musuh, jika memang mencari teman maka yang terbaik adalah siapapun yang mampu dikendalikan untuk mewujudkan tujuan dan kepentingan. Kecewa kepada seseorang yang dikiranya teman adalah kesalahan, karena jangan percaya siapapun bahkan jika itu adalah teman sedari kecil.
Apabila kecewa dikarenakan kalah siasat, salah perhitungan, ditikung dan sebagainya. Itu adalah hal biasa, kiranya memang orang bermain dadu juga tidak bisa memastikan sisi sebelah mana yang akan muncul. Apabila tidak sesuai yang dimaksud, setidaknya terus berusaha untuk mengocok dan melempar dadu tanpa kenal lelah dan putus asa.
Jika seseorang dikenai rasa kecewa, tetaplah berakal waras jangan sampai dikuasai emosi. Seberat apapun rasa kecewa, semua jenis dan tingkatan emosi akan mengganggu perwujudan kepentingan. Kembali mengatur strategi yang salah atau mengubah haluan, tetapi tidak pulang. Dan bersiap-siaplah kembali melempar dadu.
05-01-2023
3
Dalam politik, seseorang harus menepis dan membuang jauh-jauh sikap ragu. Yang apabila didefinisikan adalah kondisi kurang menyadari akan kemampuan diri sendiri dan senantiasa mencari jawaban atau kisi-kisi dan padanan dari orang lain.
Kemampuan bisa berupa pengetahuan dasar yang menjadi modal dalam bersikap. Bisa juga berupa rasa waspada yang terlalu over, sehingga timbul rasa cemas akan masa depan yang berlebihan.
Cukuplah seseorang dengan modal awal, apapun yang dimiliki dan percaya dengan dirinya sendiri lewat modal tersebut mampu digunakan untuk menuju kepada apa yang diinginkan.
Seseorang yang cakap dalam berpikir, tidak akan kurang-kurang dalam memproduksi sebuah keinginan dan spekulasi mencapainya. Hanya saja ketika ia dibayang-bayangi oleh kecemasan akan sesuatu di masa depan, maka ia akan diteror oleh keraguan.
Tidak akan salah apabila ia menguji apa yang telah diproduksi oleh pikirannya, sekalipun realitasnya dia salah dan terluka. Tetapi ketika ia ragu sedikit saja, keraguan akan menyakitinya selama ia belum mengusirnya dengan cara membuktikan kebenaran atau kesalahan pengetahuannya dalam wilayah realitas.
05-01-2023
4
Dalam politik, seseorang harus luwes dengan siapapun, entah lawan atau kawan. Dengan kondisi apapun, entah masa perang atau damai. Hanya dengan begitu seseorang bisa tetap waras. Sehingga ia bisa mengamalkan seluruh strateginya secara optimal sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh kepentingannya.
Ibarat benda, ia harus bisa bersikap layaknya air. senantiasa mengalir dalam keadaan keruh atau bening. sedang dihadang batu atau tiadanya halangan merintang.
Dalam keadaan aman dan tidak terdesak, air tidak perlu menghancurkan batu sekalipun ia datang dalam arus yang besar. Karena hal tersebut lebih baik ditinggalkan, daripada memecah kekuatan gelombang diri.
Tetapi juga jangan lupa, dalam keadaan terdesak, satu tetes air pun juga mampu memecahkan batu paling keras. Semuanya harus dipertimbangkan berdasarkan tujuan, semuanya dilakukan jika perlu saja.
13-01-2023
5
Dalam politik, seseorang yang mengimpikan sebuah posisi di struktur, setidaknya akan melewati dua pilihan. Antara intervensi dan transaksi.
Seseorang yang bisa intervensi pasti harus mempunyai kekuatan terlebih dahulu, yang ia dapatkan dari transaksi. Seorang caleg, melakukan transaksi dengan rakyat, deal or no deal, janji masa depan, program setelah terpilih atau pundi-pundi rupiah secara kontan.
Jika sampai menang, ia mempunyai kekuatan intervensi kepada beberapa lembaga dibawahnya atau siapapun yang merasa butuh dan mencoba menjilat kepadanya.
Potensi transaksinya tetap bisa digunakan, bahkan dengan nilai tawar yang lebih tinggi terhadap beberapa petinggi yang mempunyai kepentingan darinya.
Sedangkan, seseorang yang tidak mempunyai kemampuan intervensi karena tidak menjabat sebuah struktur apapun. Bisa memulai dengan transaksi, dari beberapa kemampuan yang ia miliki, mulai pikiran, harta benda, reputasi dan lingkup komunikasi sosial.
Point terakhir jarang sekali diperhatikan, padahal orang lain yang menilai harga jualmu akan mendongak apabila melihat siapa saja kawanan yang membersamaimu.
Sekalipun dirimu seorang tukang sapu istana, yang tiap harinya mengupayakan agar tidak ada ranting dan daun yang mengganggu sepatu para pejabat itu lebih mulia dari pada tukang sapu jalanan, yang mengabdikan dirinya kepada seluruh pengguna jalan yang tidak jelas identitasnya.
Jika dirimu tidak mempunyai kuasa intervensi, mulailah dengan transaksi dari nilai jualmu. Untuk itu perhatikan segala kelebihanmu dan inventarisir meskipun selembut pasir dan serentan ranting kering paling kecil. bisa jadi pasirmu itu bila dikumpulkan terlampau banyak bisa menjadi erupsi bagi orang lain dan ranting yang kau kumpulkan bisa dijadikan jembatan, yang akan mengantarmu menuju sebuah tujuan yang belum disiapkan.
13-01-2023
6
Dalam politik, kenali teman dan lawanmu. Begitu pula sirkulasi kepentingan dalam dinamika kehidupan, yang akan merubah status teman dan lawan.
Pertama perhatikan kepentinganmu terlebih dulu, karena hal itulah yang akan menentukan mu memilih mana lawan dan kawan.
Siapapun yang mengancam dan merebut kepentinganmu adalah lawan yang harus dijinakkan. Sedangkan untuk teman kamu harus sadari mana yang bisa mendukung kepentinganmu, entah dengan cara transaksi kepadanya atau engkau mengakalinya.
Fokus utama terletak pada kepentingan, maka yang bisa membantumu adalah temanmu. Tetapi yang harus kamu cari bukanlah teman tetapi seseorang yang bisa membantu.
Tidak perlu risau dengan lawan, jika terlintas mata seseorang yang akan atau bisa merusak rencanamu dalam mewujudkan tujuanmu cepat-cepat lah disingkirkan meskipun itu adalah seseorang yang kamu sebut teman dan barusan membantumu.
16-01-2023
7
Dalam politik, seseorang harus mempunyai kemampuan untuk mengendalikan orang lain atau mempunyai alasan bagi orang lain untuk mau dikendalikan.
Hal paling mudah adalah dengan mempunyai sebuah identitas dan spesifikasi kelebihan tertentu. Hal itulah yang harus dilihat jauh ke dalam diri dibawa keluar dikembangkan dan ditunjukkan kepada khalayak bahwa kamulah satu-satunya yang cakap dan dapat dipercayai untuk menangani sebuah persoalan tersebut.
Jika mereka telah meletakkan kepercayaannya padamu, maka dengan mudah mereka dapat engkau kendalikan dan jangan sekali-kali terlihat bingung dan meresahkan karena umpama benda kamu adalah alat bersandar apabila mereka telah ragu dapat dimungkinkan akan mencari sandaran yang lain.
Mulailah dari apa yang menjadi kelebihan mu bawa keluar dan tunjukkan buat mereka percaya dan kamu hanyalah satu-satunya.
26-01-2023
8
Dalam politik, seseorang seharusnya senantiasa sendirian. Dalam arti berdiri, berpikir, bergerak dengan visi yang telah dibuat. Sedangkan orang lain adalah bagian strategi.
Jika memungkinkan untuk melebur dengan kekuatan yang lebih besar, pastikan karena dari kekuatan itu dirimu tumbuh menjadi lebih digdaya. Bukan semata untuk menjadi bagian dari kekuatan itu, tetapi tetap untuk mengembangkan dan meningkatkan kekuatanmu saja.
Jika kekuatan terbesar itu tidak menggubris dan membutuhkanmu, maka carilah kekuatan oposisi untuk menentangnya dan merajut kekuatanmu sendiri. Tetapi jangan lupa, semuanya dilakukan demi melancarkan visimu, tidak lain dari itu.
27-01-2023
9
Dalam politik, seseorang wajar dan memang seharusnya menjadi seekor Bunglon. Merubah kulit berdasarkan dimana ia singgah. Tetapi bukan sekedar untuk menyelamatkan diri, cari aman dengan menyamakan persepsi, gaya hidup gerak langkah karena itu hanya tindakan dari seekor hewan.
Tetapi hewan yang berpolitik itu, aliyas manusia. Bersikap layaknya Bunglon untuk tidak sekedar menyamakan kulitnya dengan dinding, batang pohon, dedaunan dsb. Tetapi untuk menguasai seluruhnya atas apa yang ia merupakan dengan dirinya. Sebab untuk menguasai sesuatu pastikan lingkungan sekitar telah mendukungmu.
29-01-2023
10
Dalam politik, seseorang harus pandai-pandai membujuk dan merayu orang lain dengan tujuan agar mereka memberi simpatinya kepada dirimu.
Seperti yang disampaikan oleh Quentus dalam isi suratnya kepada kakaknya, Cicero. Mintalah balasan atas kebaikan yang pernah kamu lakukan padanya, dengan kata lain tagihlah hutang kebaikan yang pernah kamu lakukan pada mereka. Jika memang tidak ada yang ditagih semailah sebuah kebaikan yang nantinya akan bisa kamu tagih, manakaa kamu membutuhkan.
Jika memang tidak bisa, buatlah dirimu yang berhutang akan kebaikan jika mereka bantu. Manfaatkan sifat narsis mereka, sehingga mereka ada kebanggaan dengan menolongmu dan seolah tanpa dirinya kamu tidak akan bisa apa-apa. Gunakan cara komunikasi yang paling menyentuh dan manis.
30-01-2023
11
Dalam politik, bahkan tidak hanya dalam politik, dalam lini dan konteks kehidupan apapun seseorang harus dengan tatapan tegar menghadapi realitas yang bisa dikendalikan atau yang tidak dalam kendali. Jangan sedikitpun berkedip, jika kedipan itu berasal dari hari hati yang cemas dan takut.
Realitas yang menjadikan kecemasan dan ketakutan adalah bagian dari yang tidak bisa dikendalikan, ketika seseorang memulai untuk menghadapinya, itu berarti ia sedang berupaya untuk mengendalikan. Hal tersebut lebih memberikan jaminan, untuk mengubah realitas sesuai dengan keinginan. Membiarkan rasa takut dan cemas berarti memasrahkan semua yang terjadi berdasarkan sesuatu yang tidak terukur dan terkirakan.
Seperti alasan Jengis Khan, ketika ia ditanya kenapa tidak takut dengan gemuruh petir, Khan Agung itu pun menjawab, "karena petir tidak bisa saya kendalikan".
Betrand Russel, memberikan petuah, untuk mengatasi ketakutan. Pertama, fahami betul realitas itu. Kedua, praktikkan keberanian.
01-02-2023
12
Dalam politik, kuasai lah wilayah publik, dengan cara untuk sering-sering tampil di muka umum. Bentuk kemampuan untuk publikasi diri paling utama adalah retorika. Berbicara panjang dihadapan orang banyak. Tetapi tidak semuanya mampu akan hal tersebut. Tingkat kemampuan menjadi parameter tingkat pengaruh dihadapan orang. Oleh karenanya, mulai belajar untuk menyusun kalimat, logika paling menarik, konten yang sesuai dan pastikan semuanya menarik emosi pendengar.
06-02-2023
13
Dalam politik, dan kehidupan sosial pada umumnya akan terdapat dua tipe lawan. Pertama, mereka yang iri kepadamu akan segala kelebihanmu dan merasa minder dengan keberadaanmu. Kedua, mereka yang menyepelekan mu dan merasa lebih segalanya darimu.
Keduanya sama-sama merendahkanmu, hanya saja untuk tipe yang pertama mereka sebenarnya adalah lawan jujur yang mengenal betul dirimu, tetapi mereka tidak mampu untuk mengalahkan mu. Sedangkan yang kedua, adalah mereka yang belum mengenalmu, siapapun yang belum mengenal mana lawan dan kawan tidak akan pernah memenangkan perkelahian.
Dari kedua tipe tersebut, mereka adalah lawan yang lemah, tipe pertama lemah karena tidak bisa mengendalikan sikap terhadap orang lain dan dihadapinya dengan cara yang memalukan. Tipe kedua lemah karena tidak mampu mengenal lawan dengan baik. Menghadapi orang lemah seperti dua tipe, kamu harus yakin akan dirimu jika kepentinganmu suatu saat mengganggu mereka, biarkan saja. Jika memang mereka lemah biarkan mereka tersinggung, perlawanan dari mereka tidak akan pernah berarti.
Jika suatu saat mereka mencoba untuk mengalahkan mu, pertama kali yang harus dilakukan adalah dengan cara mengenal musuh, yaitu dirimu. Seperti kata Rocky Gerung: musuh yang jujur lebih baik daripada teman yang hipokrit.
13-02-2023
14
Dalam politik, seseorang harus yakin dengan dirinya sendiri. jangan sampai keyakinan kepada dirinya dikalahkan dengan keyakinannya pada orang lain. Teringat petuah dari Arthur Betrand Russel, "akar dari persoalan dunia adalah orang-orang baik dan berwawasan luas ragu dengan dirinya, sedangkan orang-orang cupet dan bodoh begitu yakin dengan dirinya". Usahakan dalam dirinya, seseorang setiap harinya harus mencoba untuk mengkatifkan dan menguatkan kembali keyakinan akan dirinya sendiri tanpa bersandar pada apapun, hal tersebut bisa dilakukan dengan mengamalkan atau mempraktikkan segala keyakinannya untuk tampil dalam panggung realitas.
Bukan berarti ia tidak memperdulikan orang lain, tetapi hanya untuk yang paling prioritas adalah peduli dengan apa yang diketahui, apa yang pernah dialami dan apa yang tertanam dalam benaknya tanpa sedikitpun perlu meragukannya dengan mencari pembenaran dari orang lain. Bertanya kepada orang lain adalah upaya untuk menambah puzzle pengetahuan yang kurang, pencarian sudut pandang yang lain bukan untuk mencari pembenaran atas apa yang telah diketahui. Karena dalam soal kebenaran, semua orang mempunyai hak yang sama antara benar dan salah, begitu pula dalam kapasitasnya seseorang mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Oleh karena itu kebenaran haruslah diraih dan dimunculkan dari dalam diri sendiri, tanpa ada keraguan.
28-02-2023

Post a Comment for "Dalam Politik"